oleh

Sofiatun Besan Jokowi Ketua Dewan Kehormatan KAI: Semua Pihak Diharap Legowo Terima Hasil Pilpres 2024

Jakarta,_ Syukur alhamdulillah quick count Pilpres 2024 Prabowo Gibran menang satu putaran 58-59%. Semua pihak diharap nahan diri dan pelihara kesejukan hingga keputusan KPU RI 20 Maret 2024. Lebih dari itu, demi masa depan bangsa dan negara, semua pihak bisa legowo menerima hasil Pilpres 2024.

Saya minta segenap kawulo alit Indonesia (KAI) diseluruh Indonesia terus menerus berdoa kepada Allah SWT., serta gelar doa bersama dan santunan yatim piatu dihari pertama ramadhan 2024, tutur Ketua Dewan Kehormatan KAI Hj Sofiatun Gudono besan Jokowi mertua Kaesang Pangareb saat menerima Presiden KAI dr Ali Mahsun ATMO M Biomed didampingi Ketua Panitia, Suharto, Jakarta, Kamis, 22/2/2024.

Baca Juga  Deddy Mizwar Terpilih Kembali Sebagai Ketua Umum PPFI 2023 - 2028

Tokoh Nasional Kurator UMKM asli Kediri Jawa Timur ini menambahkan, ekonomi rakyat UMKM harus jadi pilar utama perekonomian Indonesia lima tahun ke depan. Untuk itu, rekomendasi hasil Rapimnas Khusus KAI dan Pimpinan dari 110 organisasi ekonomi rakyat UMKM di Jakarta 8-9 Februari 2024 die hard menangkan Prabowo Gibran satu putaran kita kawal bersama untuk direalisasikan pemerintahan Prabowo Gibran. Saya juga mendukung penuh inisiatif Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) yang akan menganugerahkan Mahkota Mahadiraja Ekonomi Rakyat Indonesia kepada Pimpinan Tertinggi Indonesia pada Rapimnas dan Puncak Dirgahayu Ke-2 KERIS Mei 2024 mendatang.

Baca Juga  TRIATHLON Mendapatkan EMAS PERTAMA INDONESIA DI SEA Games 2023 KAMBOJA

Pada kesempatan yang sama, Presiden KAI menyampaikan, legacy keperpihakan Jokowi ke 65,4 juta pelaku ekonomi rakyat (UMKM) seyogyanya dapat segera dilanjutkan, dipercepat dan disempurnakan pemerintahan Prabowo Gibran 2024-2029. Itu adalah harapan seluruh rakyat Indonesia. Karena dipundak ekonomi rakyat, hidup ratusan juta penduduk dan biaya sekolah puluhan juta milenial dan gen Z Indonesia digantungkan. Lebih dari itu, ekonomi rakyat yang unggul jadi prasyarat Indonesia sukses jemput puncak demografi 2030 dan transformasi jadi negara maju 2045.

Baca Juga  Bank Banten Akhirnya Punya Jawara Mobile

Oleh karena itu, tak ada jalan lain kecuali negara wajib hadir dan fokus berpihak ke ekonomi rakyat lima tahun ke depan. Dan ekonomi rakyat harus unggul dan hidupnya sejahtera berkeadilan, pungkas dokter ahli kekebakan tubuh yang juga Ketua Umum KERIS dan Ketua Umum APKLI Perjuangan.

News Feed