oleh

Wamenkes Minta Pemda dan Dinkes Kesehatan Percepat Vaksinasi Bagi Masyarakat Rentan

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono meminta pemerintah daerah (pemda) dan dinas kesehatan mempercepat vaksinasi bagi masyarakat rentan, terutama masyarakat lanjut usia (lansia) dan yang memiliki penyakit penyerta, sehingga dapat menekan tingkat kematian.

“Kelompok lansia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta ini menjadi penting sekali, karena kematian yang ada di rumah sakit sebagian besar lebih dari 50% merupakan mereka dengan komorbiditas,” ujar Wamenkes saat memberikan keterangan pers secara daring menyambut kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-47 sebanyak 1,2 juta vaksin Pfizer, pada Kamis (2/9/2021).

Dante mengungkapkan, jumlah lansia yang telah menerima vaksin masih sangat rendah sehingga diharapkan semua pihak untuk mendorong peningkatan cakupan vaksinasi.

Baca Juga  Relawan Perisai Prabowo Siapkan Tiga Pilar Aksi Untuk Menangkan Pilpres 2024

“Mari kita terus dukung percepatan vaksinasi bagi lansia, kita daftarkan, antar, dan temani orang tua, saudara, bahkan tetangga kita yang berusia lansia agar dapat mengikuti program vaksinasi demi kesehatan dan keselamatan mereka,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dante juga mengungkapkan bahwa sejumlah indikator menunjukkan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia yang makin membaik.

Namun, ia mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dan tidak lengah, karena pandemi belum berakhir. Lonjakan kasus juga masih terjadi di sejumlah negara di dunia termasuk yang telah memiliki capaian vaksinasi di atas 50%.

Baca Juga  Ini Adalah Daftar Terbaru Wilayah Jawa-Bali untuk PPKM Level 1, 2, dan 3

“Kita harus tetap waspada dan tetap menahan diri untuk mengurangi mobilitas, disiplin menjaga protokol kesehatan, dan segeralah untuk divaksinasi. Karena vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan telah terbukti mampu menurunkan laju penyebaran virus,” ujar dia.

Tren
Diungkapkan, tren penurunan kasus konfirmasi Covid-19 di sejumlah provinsi terus berlanjut sebesar 25% jika dibandingkan minggu sebelumnya, yang diikuti juga dengan peningkatan tren kesembuhan.

Selain itu, angka kematian juga mengalami penurunan hingga mencapai 37% yang diikuti penurunan positivity rate nasional sebanyak 10,36%.

Baca Juga  Pembangunan Bendungan Margatiga di targetkan selesai 2021

“Mudah-mudahan tren positivity rate ini makin lama makin menurun sejalan dengan berbagai macam protokol kesehatan yang kita kampanyekan dan berbagai macam vaksinasi yang sudah kita berikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dante menambah, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan pandemi.

“Kembali kami ingatkan kita semua untuk tetap waspada, tidak boleh lengah sedikitcpun agar protokol kesehatan terus bisa terlaksana,” katanya. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed