oleh

Sarasehan Kebudayaan Nusantara di Bogor: Fadli Zon Tegaskan Kebudayaan Pancasila sebagai Strategi Besar Bangsa

BOGOR – Sarasehan Kebudayaan Nusantara bertema “Kebudayaan Pancasila sebagai Daya Hidup Bangsa Menuju Peradaban Nusantara Berkelanjutan” digelar pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di Yayasan Bambu Indonesia, Perum BCE Blok E4, Jl. Sarikaya RT 07 RW 12, Sukahati, Cibinong, Bogor.

Kegiatan ini menghadirkan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, serta sejumlah tokoh budaya dan unsur pemerintah daerah.

Acara diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. (H.C.) H. Jatnika Nanggamiharja yang menekankan pentingnya merawat kebudayaan sebagai fondasi peradaban bangsa. Ia menyampaikan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga sistem nilai yang hidup dalam praktik kebudayaan Nusantara.

Baca Juga  ICMI Harus Mampu Pimpin Inovasi & Keberlanjutan Ekologis

Memasuki sesi utama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengupas secara komprehensif hubungan antara Pancasila dan kebudayaan sebagai kekuatan strategis bangsa. Menurutnya, Kebudayaan Pancasila harus menjadi arah besar pembangunan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi daya hidup bangsa. Pancasila harus hadir dalam kebijakan nyata—dalam pendidikan, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan—agar Indonesia mampu membangun peradaban yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tanpa fondasi kebudayaan yang kuat, pembangunan akan kehilangan ruh dan identitas kebangsaan.

Baca Juga  Tim Vaksin Nusantara Siap Uji Klinis Fase Tiga

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan kepada Menteri Kebudayaan terkait capaian prestasi siswa Jawa Barat melalui program Gapura Panca Waluya. Program ini berlandaskan lima nilai utama: cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil).

Menurutnya, pendekatan pendidikan berbasis karakter dan budaya tersebut telah mendorong berbagai prestasi siswa Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat identitas kebangsaan generasi muda.

Baca Juga  APRESIASI INSIATIF PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO UNDANG ORMAS ISLAM REDAKAN SITUASI, KBPII AJAK SELURUH ELEMEN BANGSA JAGA KEDAMAIAN DAN KEBERSAMAAN

Suasana acara semakin khidmat sekaligus semarak saat digelar Senam Kebudayaan Indonesia. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan. Menteri Kebudayaan Fadli Zon pun turut berbaur mengikuti senam bersama peserta, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat nasionalisme.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan pementasan angklung oleh Angklung Gema Yayasan Bambu Indonesia yang menampilkan harmoni nada tradisional sebagai simbol kekayaan budaya Nusantara.

Sarasehan Kebudayaan Nusantara ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk menjadikan Kebudayaan Pancasila sebagai strategi besar bangsa dalam mewujudkan peradaban Nusantara yang berkelanjutan.

News Feed