Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah melalui kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Hasil Penelitian yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate.
Kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Juni 2026 tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis riset. Forum ini melibatkan para peneliti dari Universitas Khairun, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, IAIN Ternate, dan Poltekkes Kemenkes Ternate.
Sejumlah perangkat daerah juga hadir untuk menyimak berbagai hasil penelitian yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan Kota Ternate. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi akademisi untuk mempresentasikan hasil riset yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Menurutnya, hasil penelitian dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan publik, termasuk pada sektor kebencanaan dan pembangunan daerah.
Pada hari pertama, sebanyak 10 judul penelitian dipresentasikan, sementara 10 penelitian lainnya dipaparkan pada hari kedua. Berbagai tema yang diangkat meliputi kebencanaan, ekonomi kerakyatan, tata ruang wilayah, pemanfaatan sumber daya, sektor perikanan, hingga pengembangan ekonomi hilir. Selain melibatkan kalangan akademisi, Pemerintah Kota Ternate juga membuka ruang bagi generasi muda untuk menampilkan karya ilmiah mereka.
Siswa dari SMA Negeri 8 Kota Ternate turut diberi kesempatan mempresentasikan hasil penelitian sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya riset sejak dini. Pemkot Ternate berharap seluruh hasil penelitian yang dipaparkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi dapat ditindaklanjuti dan diimplementasikan oleh perangkat daerah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan dunia akademik guna menghasilkan kebijakan yang inovatif, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.











