oleh

Ketum PB WI Airlangga Hartarto Yakini Rencana Presiden Prabowo Terapkan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara

Terneteku.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI), Airlangga Hartarto mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang akan menerapkan pembinaan atlet nasional (pelatnas) jangka panjang sebagai kunci mencetak generasi juara untuk masa depan olahraga Indonesia.

Menurut Airlangga, pembinaan atlet jangka panjang dengan pendanaan multiyears adalah langkah yang tepat dalam mengembangkan prestasi olahraga, apalagi didukung dengan akademi olahraga.

Baca Juga  Sandiaga Uno Pimpin Minister Talk di Global Tourism Forum 2021

“Saya ketua umum PB WI menyambut baik dan mendukung penuh komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menerapkan pelatnas jangka panjang dengan pendanaan multiyears dan akademi olahraga,” ujar Airlangga.

“Bagi cabang olahraga Wushu program ini sangat penting karena prestasi tidak bisa dibangun secara instan, seorang atlet membutuhkan proses pembinaan yang panjang, terstruktur, dan dimulai dari usia dini untuk mencapai tingkat dunia,” tambahnya.

Baca Juga  Komunikasi Penanganan Wabah Memburuk, SMSI Ingatkan Kemenkominfo

Airlangga menjelaskan bahwa selama ini cabor wushu sudah banyak melahirkan atlet yang berprestasi di pentas dunia. “Kita sudah melihat atlet Lindswell Kwok, Edgar Xavier Marvelo yang dibina sejak usia muda mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional, termasuk kejuaraan dunia,” kata Airlangga.

Masih kata Airlangga, PB WI yakin pembinaan jangka panjang dengan pendanaan multiyears akan melahirkan generasi atlet muda Indonesia yang berprestasi. Oleh karena itu Airlangga meyakini pembinaan jangka panjang adalah kunci untuk meciptakan generasi juara Indonesia di masa depan.

Baca Juga  4 Perwira Tinggi TNI AD Sandang Pangkat Letjen, Yang Termuda Angkatan 92

“Jadi kami PB Wushu Indonesia siap mendukung dan menjadi bagian dari upaya besar ini demi prestasi Indonesia yang semakin mendunia,” pungkas Airlangga.

News Feed