oleh

Gubernur Banten : Memberdayakan Penyandang Disabilitas

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) secara simbolis menyerahkan Bantuan Kaki Palsu ke penyandang disabilitas di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 158, Kota Serang (Rabu, 2/6/2021).

“Kita punya tugas-tugas untuk membela dan memberdayakan mereka (penyandang disabilitas, red),” ungkap Gubernur.

Dikatakan, manusia memiliki rejeki yang beda-beda Namun demikian, harus selalu tawakal kepada Allah SWT.

Baca Juga  LAZISKU & LAZ Amal Bunda Salurkan Keberkahan Ramadhan Lewat Program “Bhakti untuk Guru”

“Kita harus bersyukur masih hidup untuk beribadah, berdoa, dan berikhtiar. InsyaAllah diijabah,” ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak para penyandang disabilitas dan  yang hadir untuk bisa dan selalu bersyukur kepada Allah SWT. “Karena ini juga dialami orang lain,” ungkapnya.

Gubernur juga menegaskan, terkait bantuan sosial dan bantuan modal Insya Allah masih bisa.

“Penyandang disabilitas yang memang membutuhkan bantuan kaki palsu dan yang saat ini sedang sekolah. Insya Allah akan kita bantu biaya pendidikannya,” ungkapnya.

Baca Juga  PWI Pusat Finalisasi Draf AD/ART, KEJ, dan KPW, Siap Disahkan di Konkernas 2026

Dalam kesempatan itu, Gubernur langsung memberi bantuan tunai sebesar Rp 2 juta kepada penyandang disabilitas yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengungkapkan, pada Tahun 2021, Dinsos Provinsi Banten memberikan bantuan kaki palsu kepada 18 orang penyandang disabilitas.

“Hari ini secara simbolis diserahkan kepada lima (5) orang,” ungkapnya.

Baca Juga  Fraksi Gerindra: RUU PPRT Bentuk Pengakuan dan Keberpihakan Negara di Sektor Pekerja Rumah Tangga

Ditambahkan, Dinsos Provinsi Banten juga memberikan bantuan pelatihan usaha diantaranya keterampilan menjahit, servis hp serta keterampilan memijat.

Sebagai informasi, secara simbolis bantuan kaki palsu diterima oleh Najiyah (penjahit pakaian), M Ikbal (siswa SMA), Marzuki (penjahit), Firman (kenek mobil) serta Burhan (pedagang aksesoris dan mainan). (*/cr3)

Sumber: satubanten.com

News Feed